DLP Proyektor

Mesin proyektor yang mempunyai  beberapa jenis dan tipe dapat menjadikan penggunaannya beragam dan juga masing-masing memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda-beda. Dengan beberapa jenis yang sebelumnya dijelaskan ada masing-masing tipe yang dimana mempunyai kelebihan dan kelemahan yang dapat menjadi nilai kurang dalam penggunaannya baik dari segi pencahayaan, penempatan ruang yang sesuai, dll. 

Tipe DLP Proyektor

Ada 4 tipe proyektor yang umumnya telah banyak dikenal dan umum beredar di pasaran yaitu proyektor dengan tipe CRT, LCD, DLP, dan LCoS. Setiap tipe dari mesin proyektor tersebut memiliki keunggulan dan kelebihan atau bahkan kelemahan masing – masing. Untuk itu setiap mesin proyektor memiliki keutamaan untuk dapat digunakan pada satu kebutuhan tertentu. 

Digital Light Processing

Dan kali ini akan sedikit membahas dan mengulas  tentang jenis dan tipe proyektor DLP. Digital Light Processing atau yang biasa  dikenal dengan DLP ini merupakan jenis dan tipe proyektor yang berukuran lebih kecil, ringan, murah dan lebih terang bila dibandingkan dengan Proyektor LCD dan CRT. 

Proyektor ini juga biasanya memiliki satu chip yang dapat berputar dengan beberapa lensa-lensa kecil.  Dan cahaya yang dipancarkan melalui chip dapat direfleksikan melalui sebuah roda dan dapat bisa langsung diaplikasikan dan dipancarkan pada sebuah layar. 

Kekurangan

Sedikit berbicara mengenai kekurangan, bahwa proyektor jenis ini memiliki warna dan kontras yang lebih buruk dibandingkan jenis proyektor lainnya. Akan tetapi proyektor jenis dan tipe ini dapat digunakan bukan hanya untuk bisnis saja tetapi dapat digunakan juga untuk keperluan home theater.  Home theater erat hubungannya dengan film, yang dimana film yang ditampilkan akan dikonversikan secara digital dan disimpan pada hard drive.  Yang selanjutnya hasil dari konvensi tersebut dapat dimasukkan ke dalam proyektor DLP dan diproyeksikan ke layar. Akurasi warna yang baik, tidak ada efek screen door yang muncul seperti pada Proyektor LCD, juga memerlukan power yang lebih sedikit dan memiliki kontras serta brightness yang tinggi menjadi keunggulan dari jenis dan tipe proyektor ini. 

Efek Rainbow

Meski tidak menghasilkan efek screen door seperti pada Proyektor LCD, namun Proyektor DLP menghasilkan efek rainbow yang menjadi salah satu kelemahan yang dapat terlihat. Efek rainbow ini lebih dimaksudkan ketika terlihat  menampilkan kilasan warna-warna ketika penonton melihat dari samping. Walaupun teknologi yang ada pada DLP ini belum sempurna dalam penggunaanya, tetapi proyektor jenis dan tipe ini lebih banyak dicari bagi para penyuka Proyektor yang ber home theater. 

Mesin proyektor dengan tipe DLP ini untuk dapat membedakan dengan proyektor tipe lain jelas menggunakan teknologi digital dengan sistem – sistem canggih di dalamnya yang tentunya untuk memberikan kepuasan kepada pengguna. Teknologi digital yang ada pada mesin proyektor tipe DLP ini digunakan untuk memproses dan tentunya untuk menghasilkan gambar yang diproyeksikan pada sebuah screen atau layar. 

Input gambar dari proyektor jenis dan tipe ini akan dikonversi menjadi data digital yang kemudian dapat disimpan di hard disk. Setelah melakukan tahapan – tahapan tersebut, setelahnya hasil dari konvensi tersebut sudah dapat diproyeksikan pada screen atau layar. Mesin proyektor dengan jenis dan tipe DLP ini juga memiliki tingkat akurasi warna yang baik dan dapat menghasilkan gambar yang maksimal dengan kontras dan resolusi gambarnya. Proyektor tipe DLP saat ini banyak diminati di pasaran karena banyak digunakan untuk keperluan home theater dengan karakteristik dan ciri khas dari proyektor satu ini yang memiliki kontras dan kecerahan yang tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *