Point Penting Sebelum Membeli Proyektor

Nordmedia|Ketika sahabat ingin membeli sebuah proyektor, perhatikan point penting dalam membeli proyektor berikut ini!

Panduan Sebelum Membeli Proyektor

Sahabat membeli sebuah proyektor untuk satu tujuan bukan? Jadi, dimana kira-kira Sahabat akan menggunakan proyektor tersebut? Apakah rumah, sekolah, atau kantor?

Hal ini bertujuan agar Sahabat bisa menetapkan pilihan mengenai proyektor yang tepat. Karena ada beberapa tipe layar dan spesifikasi proyektor yang beredar di pasaran.

3 Tipe Layar Proyektor

Ada 3 tipe layar proyektor yang beredar di pasaran, yaitu LCD, DLP, dan LCoS. Inilah keterangan mengenai ketiga tipe tersebut!

1. Proyektor layar LCD

Proyektor dengan layar LCD umum dijumpai di pasaran. Hal ini dikarenakan proyektor layar LCD memiliki kualitas baik dalam menghasilkan gambar, khususnya warna yang bisa ditentukan sendiri oleh pengguna. Intensitas cahaya yang dihasilkan proyektor layar LCD (lumens) juga tinggi.

Sementara itu, layar LCD tipe ini akan mengalami perubahan warna setelah digunakan dalam 1.000 jam pemakaian karena panas yang dihasilkannya. Oleh karena itu, proyektor ini memerlukan pendingin ekstra untuk mengurangi daya panasnya. Di samping itu, penggantian light bulb tipe proyektor ini memakan biaya tidak sedikit.

2. Proyektor layar DLP

Bisa dibilang, tipe proyektor layar DLP (Digital Light Processing) merupakan proyektor mini karena bobotnya rata-rata tidak mencapai 1 kg. Hal ini dikarenakan komponennya, khususnya chip DMD hanya ada satu dan menghasilkan gambar piksel, kontras, dan resolusi yang seimbang.

Kelebihan dari proyektor layar DLP adalah rasio kontras dan pengatur pikselnya bagus serta ukurannya lebih kecil dan kompak. Hanya saja, proyektor ini sangat sensitif jika terjadi perubahan tegangan listrik.

3. Proyektor layar LCoS

Dibanding dua tipe proyektor sebelumnya, tipe proyektor layar LCoS (Liquid Crystal On Silicon) diketahui menghasilkan gambar yang lebih baik. Untuk mendapatkannya, Sahabat harus merogoh kocek lebih dalam, sebab proyektor LCoS ini paling mahal dan paling berat diantara ketiga tipe proyektor.

Perhatikan Spesifikasi Sebelum Membeli Proyektor

Sahabat sudah memutuskan ingin membeli salah satu dari ketiga tipe proyektor diatas? Tunggu sebentar, masih ada point penting membeli proyektor lagi yang harus Sahabat ketahui, yaitu spesifikasinya. Nah, spesifikasi dipilih sebaiknya mendukung kebutuhan Sahabat.

1. Brightness

Brightness sebuah projektor dikenal dengan nama lumens. Makin tinggi nilai lumen ini, makin tinggi brightnessnya. Lumens pada umumnya berada di kisaran 800-10000 lumens.

Proyektor yang dipakai di sekolah atau kantor, sebaiknya memakai proyektor berlumens sekitar 2.000-3.500. Sedangkan pemakaian proyektor di rumah, sebaiknya pilih proyektor dengan lumens sekitar 800-2.000.

2. Rasio Kontras

Rasio kontras merupakan istilah untuk menyebut perbedaan intensitas cahaya putih dan gelap. Makin tinggi intensitas cahaya, makin baik rasio kontrasnya.

Pilih proyektor sekolah atau kantor dengan rasio kontras 300:1 sampai 400:1. Sebaliknya, pilih proyektor rumah dengan rasio kontras antara 1.000:1 sampai 2.000:1.

3. Rasio Aspek

Proyektor memiliki dua rasio aspek yang paling sering dipakai, yaitu 16:9 (Wide Screen) dan 4:3 (Full Screen).

4. Kompresi Resolusi Maksimum

Hal ini berkaitan erat dengan tingkat ketajaman dan kualitas gambar. Berikut ini merupakan beberapa resolusi gambar secara umum, yaitu:

·        UXGA (Ultra Extended Graphics Array) – 1600 x 1200 (1,920,000 pixels)

·        SXGA (Super Extended Graphics Array) – 1280 x 1024 (1,310,720 pixels)

·        XGA (Extended Graphics Array) – 1024 x 768 (786,432 pixels)

·        SVGA (Super Video Graphics Array) – 800 x 600 (480,000 pixels)

Presentasi kantor atau sekolah umum memakai SVGA atau XGA. Jika penggunaan di rumah menggunakan UXGA atau SXGA.

Nordmedia Sewa Proyektor Murah Berkualitas

5. Daya Tahan Lampu

Daya tahan lampu proyektor ikut memengaruhi harga, dan hal-hal lainnya seperti brightness.

6. Ukuran Proyeksi di Layar

Keuntungan utama pemakaian projector daripada TV plasma adalah pada layarnya. Sahabat sekalian bisa memperbesar gambar yang biasa ditampilkan 40 inchi menjadi 300 inchi.

7. Input Sinyal Video

Sebagian besar proyektor menawarkan jenis-jenis input yang berbeda-beda, yaitu VGA, DVI, Video S-Video, dan HDTV. Mana diantara jenis inputan tersebut yang Sahabat butuhkan?

8. Bobot dan Ukuran

Ketika Sahabat telah memutuskan untuk menggunakan proyektor di kantor/sekolah atau rumah, maka bobot dan ukuran menjadi penting. Tidak mungkin kan, Sahabat berpresentasi mobile tapi membawa proyektor seberat lebih dari 1 kg kemana-mana.

Nah, itulah 3 point penting membeli proyektor yang sebaiknya Sahabat perhatikan. Semoga artikel ini bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *